Posts

Showing posts with the label Random Bookish

REVIEW: Bulan Merah (Kisah Para Pembawa Pesan Rahasia)

Image
Identitas Buku Judul: Bulan Merah Penulis: Gin Teguh Penerbit: Qanita (Mizan Group) Tahun Terbit: 2014 Jumlah halaman: 256 Halaman Novel ini bercerita tentang sekelompok anak muda yang berjuang untuk kemerdekaan lewat musik keroncong. Pertunjukan yang mereka lakukan bukanlah pertunjukan biasa karena selalu digelar tiba-tiba, pertunjukkan selalu disisipi lagu yang liriknya tak dikenal orang. Sebab sebenarnya ada lirik-lirik berisi pesan rahasia yang ingin disampaikan kepada para penerima.  Pesan-pesan rahasia itu kemudian akan berbalas dengan pesan-pesan rahasia lainnya. Semua terjadi begitu cepatnya. Harus cepat, sebelum patroli kolonial Belanda datang dan membubarkan pertunjukan.

Ulang Tahun, Hari Buku Internasional dan Hadiah Buku

Image
23 April 2017... Saya tidak tahu, manakah yang lebih istimewa pada hari ini. Apakah karena hari ini saya berulang tahun, atau karena ini adalah hari buku sedunia ataukah karena pada hari ulang tahun saya ini,  saya mendapat kan hadiah buku? Seperti yang sempat saya sebutkan pada catatan tentang ulang tahun sebelumnya di sini , tak ada ritual khusus yang saya lakukan di hari ulang tahun. Tak ada perayaan apapun. Sebab seperti itulah yang saya jalani sejak saya mengenal kosa kata “ulang tahun”. Hari ini, genap usia saya 27 tahun. S aya hanya ingin menengok kembali hal apa yang telah saya lewati. Kemudian di titik mana saat ini saya berada. Tahun ini jelas berbeda, karena ini ulang tahun pertama yang saya lewati dengan status sebagai istri . Sesuatu yang mengubah hidup saya secara total. Saya mencoba beberapa kali menuliskan draft berisi cerita awal pernikahan yang saya jalani tetapi rasanya selalu tidak pas. Barangkali saya akan bercerita lain kali.

What I Talk About, When I Talk About Reading*

Image
You don't need to read more books, all you need is to be more wise. Damn, kenapa saya harus menemukan kalimat ini dalam salah satu video motivasi Revolution Hive ? Satu kalimat ini yang pada akhirnya sedikit banyak mengubah pola pikir saya tentang membaca.  Beberapa tahun yang lalu, saya sempat menjadi predator buku (bukan hanya kutu buku tapi predator). Saya mendedikasikan sebagian besar waktu saya untuk membaca buku, saya membaca buku di mana saja. Di perpustakaan, di atas tempat tidur, di toko buku hingga di dalam angkutan umum. Saya membaca semua genre buku yang bisa saya temukan.  Sampai akhirnya seseorang pernah berkata bahwa semakin banyak kita membaca, semakin sulit kita terhibur dengan bacaan. Saya mafhum dan sepakat. Karena saya yakin, semakin banyak saya membaca, bacaan saya semakin bertumbuh. 

5 Akun #Bookstagram Wajib Follow

Image
Sebelumnya saya pernah membuat list channel #booktubers yang saya suka. Nah, kali ini ada 5 bookstagrammers yang saya rekomendasikan untuk di-follow. Singkatnya, bookstagram adalah komunitas pengguna instagram yang feed-nya dipenuhi buku. Ini bukanlah komunitas resmi karena hanya dengan mencari lewat hashtag #bookstagram #booklover #bibliophile dsb., kita bisa langsung liat foto-foto seputar buku. Sebenarnya ada banyak akun bookstagram yang saya follow. Memang nggak ada aturan baku tentang foto yang harus di-upload, tapi sebagian besar feed mereka berisi buku, sekalipun nggak sedikit juga yang meng-upload foto selfie atau yang lainnya. Karir saya sebagai bookstagramer (Uhuk) memang barulah sepenanakan nasi. Feed saya cenderung random tetapi 80% buku, sisanya selfie karena nggak tahu mau posting apa lagi. Gara-gara kerjaan saya mainannya di Facebook sama Instagram, saya jadi sering stalking akun instagram orang terutama akun bisnis, dan feednya keren-keren. Akhirnya kepikir...

[REVIEW] Panduan Diet untuk Orang Bergolongan Darah B

Image
Sebenarnya, saya memiliki buku ini sudah sejak lama. Waktu itu saya mengikuti sebuah acara kepenulisan dan dapet oleh-oleh 50 buah buku. Isinya buku-buku nonfiksi, sebagian besarnya buku agama dan how to. Buku-buku itu banyak yang masih disegel karena belum sempat dibaca. Kalau ada teman yang bertandang ke kosan dan tertarik dengan salah satu dari buku-buku itu, selalu saya biarkan dia membawanya pulang daripada saya numpuk buku dan nggak dibaca. Semalam, saat berbincang random dengan seorang teman, sampailah kami pada pembahasan tentang kesehatan, diet dan olahraga. Saya teringat ada satu buku yang membahas tentang diet berdasarkan golongan darah. Dan kerennya, pas banget ngebahas diet untuk golongan darah saya, yaitu B. Karena lumayan tipis, saya pun menyelesaikannya dalam waktu singkat.

My Top 5 Favorite Booktuber

Image
Sejak sekitar dua tahun yang lalu, hardisk laptop saya penuh dengan video-video para Youtuber, terutama Booktuber. Booktuber ini bisa dikatakan istilah buat nyebut orang-orang yang ngomongin buku di Youtube. Awalnya saya mencari video tentang Nanowrimo atau National Novel Writing Month (sekitar tahun 2013 saya pernah ikutan Nanowrimo dan tembus 50.000 kata, novelnya belum tersentuh sampai sekarang, OOT). Selama ngikutin Nanowrimo, kerjaan saya hanya berkutat pada kegiatan menulis, riset dan nontonin video tentang menulis. Itulah kali pertama saya nemu channel Katytastic. Setelah itu bisa dibilang saya ngaddict Youtube. Rasanya aneh kalo dalam seminggu nggak buka Youtube. Yang saya ikuti sebenarnya hanya booktuber dan video cover, baru kesini-sininya saya banyak subscribe Foodtuber, terutama yang membahas seputar Korea seperti Cory & Merie .

Murjangkung, Cerita yang Menghibur

Image
Ini perkenalan kedua saya dengan buku A.S. Laksana, tetapi ini kumcer pertama yang saya baca, sebab sebelumnya saya membaca buku nonfiksi beliau yang mengupas tentang menulis. S aya juga membaca beberapa cerpen A.S. Laksana yang bertebaran di media. Setelah membaca cerpen-cerpennya, saya mafhum kenapa banyak cerpenis muda yang menjadikan beliau kiblat dalam menulis. Saat membaca Murjangkung , saya banyak berpikir tentang apa faedah sebuah cerita, baik itu cerita yang panjang ataupun yang pendek. Satu-satunya jawaban yang muncul dari pikiran dangkal saya sebagai pembaca awam adalah bahwa cerita dibuat untuk menghibur. Saya tidak ingin jauh-jauh berharap apakah sebuah cerita penuh dengan nilai filosofis yang akan mendongkrak kesadaran saya dan mengubah hidup saya. Menghibur pun sudah cukup. Sekalipun konon, semakin banyak buku yang kita baca, maka akan semakin kesulitan menikmati cerita. Jadi, menghibur saja sudah lebih dari cukup bagi saya. Dan saya bersyukur masih bisa ...

Read-A-Thon Day #4: Membaca Buku dalam Sekali Duduk

Image
Finished Curat-coret di Toilet by Eka Kurniawan "Cerita yang habis dibaca dalam sekali duduk" memang selalu identik dengan pengertian cerpen. Karena ruangnya yang singkat, sebuah cerpen memungkinkan buat dibaca dalam sekali duduk. Tapi bagaiman dengan sebuah buku? Bagi saya sendiri, t entu saja salah satu syarat yang harus dipenuhinya adalah bukunya tidak terlampau tebal dan isinya bisa bikin saya betah berlama-lama di depan buku tersebut . Dua faktor itu yang bikin saya bisa menyelesaikan sebuah buku dalam waktu singkat. Pada hari keempat Read-A-Thon, saya bisa menyelesaikan Curat-coret di Toilet dalam sekali duduk sepanjang sore sepulang kerja. Karena memang bukunya tipis (120 halaman) dan cerita-ceritanya bagus, berhasil bikin saya ketagihan pengen baca lagi dan lagi. Ini memang bukan kali pertama saya membaca buku dalam sekali duduk. Beberapa tahun ke belakang (terutama saat masih kuliah) saya sering membaca buku di Gramedia Merdeka dan nyaris sel...

Read-A-Thon Day #3: Perihal Ending Cerita

Image
Finished Rumah Kopi Singa Tertawa by Yusi Avianto Pareanom "Jangan pernah ikuti keinginan pembaca." Saya pernah mendapat wejangan seperti itu dalam sebuah acara kepenulisan . “ Tidak mengikuti keinginan pembaca , bukan berarti tidak bisa membuat pembaca terkesan membaca tulisan kita. Hanya saja sebisa mungkin membuat alur atau ending yang bertolak belakang dengan harapan pembaca. Misalnya ketika menulis kisah cinta, harapannya pasti happy ending , buatlah cerita yang menggantung atau justru sad ending . ” Kurang lebih demikian yang saya tangkap. Sependek pengalaman saya dalam membaca, saya justru lebih suka mendapat ending yang diluar dugaan (atau mungkin harapan) saya . Sekalipun kecewa, r asanya ada kepuasan tersendiri. Saya bisa memaki-maki , teriak-teriak dan menertawakan kebodohan diri sendiri kenapa sampai terkecoh . Tetapi , justru di sanalah sisi kenikmatan dalam membaca. Kalau sudah tahu endingnya, ngapain mesti dibaca ? Begitu pikiran pen...

Read-A-Thon Day #2: Membaca di Tempat Umum

Image
- Finished Percy Jackson & The Olimpians #5: The Last Olympian by Rick Riordan - On page 28 of 172 Rumah Kopi Singa Tertawa by Yusi Avianto Pareanom Akhirnya pada hari kedua, saya bisa menyelesaikan Percy Jackson buku kelima. Membaca seri ini cukup melelahkan karena penuh dengan pertempuran. Sekalipun endingnya bisa ditebak, tetapi tetap bikin penasaran bagaimana akhirnya pergulatan Percy melawan kekuatan Kronos. 160 halaman terakhir Percy Jackson saya selesaikan sore hari selepas kerja, tetapi ada sebagian bab yang saya baca saat perjalanan ke tempat kerja (baik berangkat atau pulangnya). Sekalipun jarak antara kosan dan tempat kerja hanya berjarak kurang lebih 5 km, tetapi bisa menghabiskan waktu 40-60 menit menggunakan angkot. Waktu sebanyak itu biasanya saya habiskan dengan membaca buku, sesekali buka handphone atau bengong aja liat jalanan. Berhubung ada target yang harus saya tuntaskan, saya memilih menghabiskan waktu untuk membaca di perjalanan. Mem...

Read-A-Thon Day #1: Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri

Image
I’m on page 290 of 452 Percy Jackson and The Olympians #5: The Last Olympian Saat tulisan ini dibuat, saya masih berada di halaman 290 buku kelima serial Percy Jackson . Ya, saya baru menyelesaikan setengah buku dari total halaman sekitar 450. Saya tidak dapat menyelesaikannya pada hari pertama sebab seharian kemarin saya hanya menghabiskan waktu untuk membaca kurang lebih tiga atau empat jam. Mencuri-curi waktu saat bangun tidur, sore hari dan menjelang tidur sebab siang harus kerja ditambah jam kerja malam. Awalnya saya terlalu berambisi menyelesaikan buku ini dalam satu hari. Saya memang sengaja tidak memasukkannya ke dalam toples TBR dan memilih mendahulukan buku ini. Saya pikir, mumpung masih awal-awal, yang otomatis energi saya masih besar untuk menghadapi buku setebal 452 halaman . Bagi saya yang memang termasuk pembaca yang lambat, 45 2 halaman bukan hal yang mudah, terbukti saya hanya mampu mencapai angka 200-an saja . Daripada “membaca sebanyak mun...

Read-A-Thon and TBR Jar Challenge

Image
Apa yang biasanya kamu lakukan saat bosan? Misalnya bosan membaca buku dengan genre yang gitu-gitu aja, terlebih dengan cara yang gitu-gitu aja. Try something new? Ya, cobalah sesuatu yang baru. Biasanya hal-hal baru akan membuat hasrat dalam melakukan sesuatu bangkit lagi bahkan cenderung membuat semangat menggebu-gebu. Nah, saat ini saya merasa butuh sebuah pengalaman baru dalam membaca karena merasa bosan dan jenuh dengan cara saya membaca selama ini. Read-A-Thon and TBR Jar Challenge is the answer. Saya belum menemukan padanan kata dari istilah-istilah tersebut dalam bahasa Indonesia. Intinya Read-A-Thon itu membaca beberapa buku secara maraton dalam beberapa   hari. Sebenarnya program ini biasanya dilakukan setahun sekali, yaitu pada bulan Agustus secara serentak. (CMIIW) Sedangkan untuk TBR ( To Be Read ) Jar Challenge , saya akan menentukan beberapa buku yang belum dibaca, kemudian menuliskan judulnya dalam secarik kertas, lalu memasukkan ...

[WRAP UP] Buku yang Dibaca Bulan Agustus 2015

Image
Bulan Agustus ini saya cukup produktif dalam membaca. Bisa jadi karena dorongan rasa bersalah melihat tumpukan buku yang belum dibaca atau juga karena miris melihat reading challenge yang masih jauh dari posisi aman. Bayangkan saja, tahun 2015 kurang dari lima bulan lagi, sedangkan saya baru membaca setengah dari jumlah buku yang ditargetkan. Jika awalnya saya berencana membaca satu buku satu minggu (sebulan empat buku) lima bulan ke depan saya harus membaca setidaknya enam buku setiap bulannya untuk bisa menyelesaikan target tersebut. Nah, ini dia enam buku yang menemani saya menjelang tidur, perjalanan naik angkot atau saat saya kehilangan ide untuk mengisi waktu saya yang sangat luang di bulan Agustus kemarin : 1. The Great Gatsby, F. Scott Fitzgerald Sudah lama saya ingin membaca novel karya penulis era 20-an ini. Entah karena saya sudah menonton filmnya dan saya suka atau karena sejak menonton Midnight in Paris (2011) saya merasa memiliki kedekatan deng...

[Review] Konstantinopel: Misteri di Balik Jari Kelingking yang Hilang

Image
IDENTITAS BUKU Judul: Konstantinopel (Misteri di Balik Jari Kelingking yang Hilang) Pengarang: Sugha Penerbit: DIVA Press Cetakan: Pertama, April 2015 Jumlah Halaman: 272 Halaman Harga: Rp. 40.000 "Aku akan membawa kalian semua bersamaku, satu per satu!" Itulah pesan yang ditinggalkan oleh pelaku pembunuhan berantai dalam kisah ini. Pembunuhan berantai ini sampai berhasil menggoncang stabilitas negara karena terjadi di tengah hiruk pikuk menjelang Pemilu. Terlebih, para korban pembunuhan ini bukanlah orang biasa. Mereka adalah sekelompok anak muda Indonesia yang pernah berkuliah di Turki dan menamai kelompok mereka dengan sebutan Konstantinopel.

Veronica Roth juga Membaca The Giver

Image
Bulan kemarin, setelah baca The Giver saya mengira-ngira, apa Veronica Roth membaca ini dan akhirnya terinspirasi untuk menulis Trilogi Diverget . Dan, baru ketemu jawabannya saat nonton wawancara ini. Jawabannya... ya! Veronica Roth membaca The Giver waktu dia kecil. Ngomong-ngomong, Veronica Roth ternyata cantik banget :D

Buku yang Selesai Saya Baca pada Bulan Januari

Image
Pada awal tahun 2015 saya berniat untuk membuat target bacaan minimal 48 buku selama setahun. Artinya, setidaknya saya harus membaca empat buku setiap bulannya. Idealnya, setelah membaca setiap buku, saya langsung membuat review di blog. Tapi kalau sedang malas, ya minimalnya membuat review singkat di blog ini tentang semua buku yang dibaca pada bulan tersebut. Nah, untuk bulan ini berikut beberapa buku yang saya baca beserta review singkatnya: Surga Sungsang Penulis: Triyanto Triwikromo Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Jumlah halaman: 144 halaman Cetakan: Pertama, Maret 2014 Sebelum membacanya, saya membolak-balik buku ini beberapa kali untuk memastikan apakah ini kumpulan cerpen atau novel, sebab di halaman depan dilabeli "Buku Cerita". Ternyata‒menurut pandangan saya‒ini bisa disebut sebagai keduanya. Kumpulan cerpen yang sekaligus adalah sebuah novel. Disebut kumpulan cerpen sebab setiap judul bisa dibaca dari bab mana saja . Setiap bab me...

Review Bumi dan Beberapa Hal tentang Membaca

Image
Gambar dari sini . Identitas Buku Judul: Bumi Pengarang: Tere Liye Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit: 2014 Jumlah Halaman: 440 halaman Tak banyak penulis Indonesia yang menggarap genre Fantasi dan Sci-Fi menjadi sebuah cerita yang bagus. (Ah barangkali ini hanya pendapat saya saja yang bacaannya masih terbatas.) Tere Liye adalah salah satunya. Lewat novel Bumi , Tere Liye mengangkat tema mengenai dunia paralel. Bercerita tentang seorang anak belasan tahun yang bernama Raib. Seperti namanya, dia bisa raib dari pandangan orang lain hanya dengan menangkupkan kedua tangannya ke wajah. Raib bisa tiba-tiba tak terlihat tanpa repot-repot bersembunyi. Dia juga punya kebiasaan diam-diam memerhatikan seseorang tanpa orang itu sadar bahwa dirinya sedang diperhatikan. Ah, bukankah ini kemampuan yang mengasyikan? Tetapi, kemampuan yang dimiliki oleh anak berusia 15 tahun ini bukan tanpa sebab. Ada misteri dibalik kemampuan itu yang baru akan diketahui pembaca di...

[Review] The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared

Image
Judul: The 100-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared Pengarang: Jonas Jonasson Penerbit: Bentang Jumlah Halaman: viii + 508 hlm. Cetakan Pertama: Mei 2014 Tepat sejam sebelum pesta ulang tahunnya yang ke 100, Allan Karlson memutuskan untuk kabur lewat jendela dari rumah lansia di Malmkoping, Swedia. Pada acara itu, sang wali kota akan hadir, para wartawan surat kabar akan meliput, demikian juga dengan seluruh penghuni dan pegawai panti antusias mengikuti acara ini. Hanya yang berulang tahun yang tak berniat datang. Allan sudah berada di dalam bis dengan sebuah koper yang baru saja dia "curi". Perjalanan ini akan membawanya pada petualangan unik, penuh kegilaan serta kekacauan yang tidak sengaja dilakukannya. Pada saat yang sama Direktur Alice (kepala panti) mengetuk puntu Kamar 1 di rumah lansia dan menemukan penghuninya sudah tidak ada di tempat.

IDEALISME ATAU SELERA? (Tentang Buku dan Musik)

Image
Saya dan Veri memiliki kegemaran yang berbeda tetapi kerap beririsan. Dia mencintai musik seperti saya mencintai buku. Tetapi dia juga bisa menikmati buku tertentu seperti saya yang menjadi penikmat musik tertentu. Dan sebelumnya obrolan mengenai kedua hal ini layaknya sebuah rel kereta. Dua hal yang bersisian namun tak pernah menemukan titik temu. Gambar dari sini dengan sedikit perubahan   Buku dan Profesi Penulis Suatu hari saya pernah mengeluh, saya menyesal membeli salah buku Pram yang bajakan. “Rasanya gak bangga aja memajang Bumi Manusia bajakan di rak buku. Serasa aib gitu.” Lalu dia bilang, yang terpenting dari sebuah buku kan isinya, pemikirannya. Whatever itu buku stensilan atau bercover tebal, yang penting isinya tetap sampai. "Lagian seharusnya buku itu tidak dijual." Lanjutnya kemudian. Kalimat yang membuat saya terperangah.

(Dibalik) Rencana Besar [REVIEW]

Image
Identitas Buku Judul                            : Rencana Besar Pengarang                    :Tsugaeda Penerbit                        : Bentang Pustaka Tahun Terbit                 : Agustus 2013 Jumlah Hlmn                : 378 halaman Harga                           : Rp. 58.000 Universal Bank Indonesia atau UBI saat ini telah masuk deretan lima bank besar di Asia...